2

Kisah Untuk Bakal Suami dan Isteri..


Bismillahirrahmanirrahiim

Buat Calon Suami

Pernikahan atau Perkawinan,
Menyingkap tabir rahsia ...
Isteri yang kamu nikahi,
Tidaklah semulia Khadijah,
Tidaklah setaqwa Aisyah,
Pun tidak setabah Fatimah ...
Just
eru Isteri hanyalah wanita akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
menjadi SOLEHAH ...

Pernikahan atau Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama ...
Isteri menjadi tanah,
kamu langit penaungnya,
Isteri ladang tanaman,
kamu pemagarnya,
Isteri kiasan ternakan,
kamu gembalanya,
Isteri adalah murid,
kamu mursyidnya,
Isteri bagaikan anak kecil,
kamu tempat bermanjanya ..
Saat
isteri menjadi madu, kamu teguklah sepuasnya,
Seketika
isteri menjadi racun, kamulah penawarnya,
Seandainya
isteri tulang yang bengkok, berhati-hatilah meluruskannya..

Pernikahan atau Perkawinan,
Menginsafkan kita perlunya iman dan taqwa ...
Untuk belajar meniti sabar dan r
edha,
K
erana memiliki isteri yang tak sehebat mana,
Just
eru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Muhammad Rasulullah atau Isa As,
Pun bukanlah Sayyidina Ali Karamaullahhuwaj
hah,
Cuma suami akhir zaman, yang berusaha menjadi soleh ...

Buat Calon Isteri

Pernikahan atau Perkawinan,
Membuka tabir rahsia,
Suami yang menikahi kamu,
Tidaklah semulia Muhammad,
Tidaklah setaqwa Ibrahim,
Pun tidak setabah Isa atau Ayub,
Atau pun segagah Musa,
Apalagi setampan Yusuf
Justeru suamimu hanyalah lelaki akhir zaman,
Yang punya cita-cita,
Membangun keturunan yang soleh solehah...

Pernikahan atau Perkawinan,
Mengajar kita kewajiban bersama,
Suami menjadi pelindung, kamu penghuninya,
Suami adalah nakhoda kapal, kamu penunjuk arahnya,
Suami bagaikan balita yang nakal, Kamulah penuntun kenakalannya,
Saat suami menjadi Raja, kamu nikmati anggur singgahsananya,
Seketika suami menjadi bisa, kamulah penawarnya,
Seandainya suami masinis yang lancang, sabarlah memperingatkannya

Pernikahan atau Perkawinan,
Mengajarkan kita perlunya iman dan taqwa,
Untuk belajar meniti sabar dan redha,
Kerana memiliki suami yang tak segagah mana,
Justeru kamu akan tersentak dari alpa,
Kamu bukanlah Khadijah, yang begitu sempurna didalam menjaga
Pun bukanlah Hajar ataupun Mariam, yang begitu setia dalam sengsara
Cuma wanita akhir zaman, yang berusaha menjadi solehah ...

Bookmark and Share
0

Kisah Aku dan Brothers...

Bismillahirrahmanirrahiim


Oh My brother..
Come closer to me, don’t leave me, my brother 
Oh you who are a part my spirit with, my brother 
Oh my light of my heart, my guide, my brother 

Oh My brother… 
The world around me, is in darkness and in corruption 
So put light in my path and exchange my darkness 
With your light, ah your light… 
A dawn rising from the vision of a path that leads to Al-Jannah 

Oh My brother… 
You are a blessing of Allah, the best brother 
I have nothing bad in my heart against you 
In all times, I see you with me 
Present you are in all times with me in my sadness and happiness 

Oh My brother… 
All those around me are like a mirage, 
A mirage that deceives… 
That claims it loves me, and is true kindness 
If my life becomes pure, then, ah then most of them… 
Such a surprise (Ajaban), where are they in my times of hardship? 

Oh my brother… 
You have wala (love) without bara’ (hate)
You are so loyal to me in friendship 
You don’t treat me with kindness only for a want to fulfill 
Mercy fillah, what a blessing of a mercy


Oh my brother… 
With your face that lights, you treat me with kindness 
With all the meaning of the highness and elevation 
Reach out to me your right hand 
So we could go together in the path of light 
In the path of Iza (honor, dignity, and pride of Islam) 


Oh my brother… 
If in my life, a misery afflicts me 
You were there to help me get over my misery 
Tired, Weakened I was the day you came to me 
You cared for me, saw my weakness and gave me strength

-Ya akhi:Ahmed Bukhater- 


video

Bookmark and Share
0

Kisah Kita dan Kematian..


Bismillahirrahmanirrahiim..
Pernah dulu saya membaca sebuah buku bertajuk ‘Malam Pertama di Alam Kubur’,tulisan Dr. A’idh Al-Qarni,M.A,dan beberapa karyawan lain bersamanya. Ada beberpa kisah menarik dan antara kisah yang ingin saya kongsikan adalah sepenggal kisah mengenai Harun al-Rasyid.
Suatu hari Harun al-Rasyid pergi berburu.Di tengah perjalanan ia bertemu dengan seorang yang bernama Bahlul.Harun berkata, “Berilah aku nasihat,wahai Bahlul!”. Lalu lelaki itu berkata, “Wahai Amirul Mukminin,di manakah bapa dan moyang-moyang  mu?”. Harun menjawab, “Semuanya telah mati”. “Di mana istana mereka?” tanya Bahlul. “Itu istana mereka” jawab Harun. “Lalu dimana perkuburan mereka?”. “Ini. Disini perkuburan mereka.” jawab Harun.Bahlul berkata, “Di situ istana mereka,dan di sini perkuburan mereka.Bukankah istana itu sedikit pun tidak memberi manfaat bagi mereka,sekarang?”. “Kamu benar.Tambahlah nasihatmu,wahai Bahlul!” kata Harun.
“Wahai Amirul Mukminin,engkau diberi kekuasaan atas perbendaharaan Kisra dan diberi umur yang panjang. Lalu apa yang boleh engkau buat?Bukankah perkuburan adalah hentian terakhir bagi setiap kehidupan,kemudian engkau akan disidang tentang pelbagai masalah?”. “Tentu”,kata Harun.
Setelah itu Harun pulang dan jatuh sakit. Setelah beberapa hari menderita kesakitan,sampailah ajal menjemputnya. Pada detik-detik terakhir kehidupannya, ia berteriak kep ada Temenggungnya, “Kumpulkanlah semua tenteraku”. Maka datanglah mereka ke hadapan harun, lengkap dengan pedang dan perisai. Begitu banyak, sehingga tak ada yang tahu jumlahnya kecuali Allah. Seluruhnya berada di bawah arahan Harun. Melihat mereka, Harun menangis dan berkata, “Wahai Zat yang tidak pernah kehilangan kekuasaan,kasihanilah hamba-Mu yang telah kehilangan kekuasaan ini”. Tangisan itu tidak berhenti sehingga ajal mencabut nyawanya.  
Dalam cerita ini,diberitahu bahawa kematian itu adalah pasti bagi setiap makhluk.Tiada siapa pun mampu menghalangnya walaupun seorang raja yang sangat berkuasa.Sang khalifah yang memiliki kekuasaan yang sangat luas itu pun,tinggal di sebuah liang lahad yang sempit akhirnya. Semua perkara keduniaan,yakni sementara ditinggalkan.Seterusnya,datanglah azab dari-Nya,untuk menghitung kembali segala perlakuan yang telah kita lakukan didunia ini,tidak kira baik,mahupun buruk.Semoga perhitungan kita berjalan dengan tenang dan tiada sedikitpun kesusahan.
  “Maka biarkanlah mereka hingga mereka menemui hari (yang dijanjikan kepada) mereka yang pada hari itu mereka dibinasakan, (iaitu) hari ketika tidak berguna bagi mereka sedikit pun tipu daya mereka dan mereka tidak ditolong. Dan sesungguhnya untuk orang-orang yang zalim ada azab selain itu. Tetapi kebanyakan mereka tidak mengetahui.”
 (Ath-Thur: 45-47)

video

Bookmark and Share
0

Kisah Aku dan Kekasih-Nya..

Bismillahirrahmanirrahiim...


 “Dan sesungguhnya engkau (Muhammad) benar-benar berakhlak agung.” (Al-Qalam:4).

video




Ya ALLAH,
Betapa mulianya kekasih-MU..
Betapa indah dirinya..
Uswatun hasanah untuk kami..
Sungguh,aku merinduinya.. 
Rindu untuk menatap wajahnya
Wajah kekasih-Mu..


Bookmark and Share
0

Kisah Surat Sayang dari si DIA…

Bismillahirrahmanirrahiim..

Disaat kau bangun pagi hari,
AKU memandangmu
dan berharap engkau akan berbicara kepada KU,
walaupun hanya sepatah kata meminta
pendapatKU atau bersyukur kepada KU atas
sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu
hari ini atau kelmarin…

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk
mempersiapkan diri untuk pergi bekerja…

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap,
AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk
berhenti dan menyapaKU,
namun,engkau terlalu
sibuk…

Disatu tempat,engkau duduk disebuah kerusi
selama lima belas minit tanpa melakukan apapun.
Kemudian AKU melihat engkau menggerakkan
kakimu.
AKU berfikir engkau akan berbicara
kepadaKU tetapi engkau berlari ke telefon dan
menghubungi seorang teman untuk mendengarkan
khabar terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja
Dan
AKU menanti dengan sabar sepanjang hari.
Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir,
Engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang
sekeliling,mungkin engkau merasa malu untuk
berbicara kepadaKU,itulah sebabnya mengapa
engkau tidak menundukkan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja
sekitarmu dan melihat beberapa temanmu
berbicara,menyebut namaKU dengan lembut
sebelum menjamah rezeki yang AKU berikan,tetapi
engkau tidak melakukannya…

Masih ada waktu
yang tersisa dan AKU berharap engkau akan
berbicara kepadaKU,meskipun saat engkau
pulang kerumah kelihatannya seakan-akan banyak
hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai,engkau menyalakan TV,
engkau menghabiskan banyak waktu setiap hari
didepannya,tanpa memikirkan apapun dan hanya
menikmati acara yang ditampilkan.

Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau
menonton TVdan menikmati makananmu tetapi
kembali kau tidak berbicara kepadaKU…

Saat tidur, KU fikir kau merasa terlalu lelah.
Setelah mengucapkan selamat malam kepada
keluargamu,kau menuju ketempat tidurdan
tertidur tanpa sepatahpun namaKU, kau sebut.

Engkau menyedari bahwa AKU selalu hadir
untukmu.AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau
sedari.AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana
bersabar terhadap orang lain.

AKU sangat menyayangimu,
Setiap hari,AKUmenantikan sepatah kata, do'a,fikiran atau syukur
dari hatimu.

Keesokan harinya…engkau bangun kembali dan
kembali AKU menanti dengan penuh kasihbahawa
hari ini kau akan memberiku sedikit waktu untuk
menyapaKU…
Tapi yang KU tunggu…
Tak kunjung tiba ......
tak juga kau menyapaKU.
Subuh…Dzuhur…
Asar…Magrib …Isya dan Subuh kembali,
kau masih mengacuhkan AKU…
tak ada sepatah kata,tak ada seucap do'a,dan tak ada rasa,
tak ada harapan dan keinginan untuk
bersujud kepadaKU…

Apa salahKU padamu…wahai HAMBAKU??
Rezeki yang KU limpahkan,kesihatan yang KU berikan,
harta yang KU relakan,makanan yang KU
hidangkan,
anak-anak yang KUrahmatkan,apakah hal itu tidak membuatmu ingat
KepadaKU…!!!

Percayalah AKU selalu mengasihimu,dan AKU tetap berharap suatu saat engkau akan menyapaKU,
memohon perlindungan KU,bersujud menghadap KU,
Yang selalu menyertaimu
setiap saat…
Bookmark and Share
0

Kisah Ukhuwah dalam Kitabullah…




Bismillahirrahmanirrahiim

Ukhuwah,
sebuah istilah yang biasa kita dengar,
yang tersirat pelbagai definisi,
yang sentiasa ada dalam hidup setiap insan,
dan yang melahirkan SAHABAT dan KAWAN.

Di dalam Kalamullah,perkataan akh (saudara) dalam bentuk tunggal ditemukan sebanyak 52 kali.
Ia membawa maksud:

Saudara kandung atau saudara seketurunan 
seperti pada ayat yang berbicara tentang kewarisan atau keharaman mengawini orang-orang tertentu.

Misalnya,

"Diharamkan kepada kamu (mengawini) ibu-ibumu, anak- anak perempuanmu, saudara-saudara perempuanmu, saudara-saudara perempuan bapakmu, saudara-saudara perempuan ibumu, (dan) anak-anak perempuan dari saudara-saudaramu yang laki-laki.''
(QS Al-Nisa' [4]: 23)

Saudara yang dijalin oleh ikatan keluarga,
seperti bunyi doa Nabi Musa a.s. yang diabadikan Al-Quran:

"Dan jadikanlah untukku seorang pembantu dari keluargaku, (yaitu) Harun, saudaraku’’
 (QS Thaha [20]: 29-30 )

Saudara dalam erti sebangsa,walaupun tidak seagama.

“Dan kepada suku 'Ad, (kami utus) saudara mereka Hud’’
(QS Al-A'raf [7]: 65)

Persaudaraan seagama.

‘‘Sesungguhnya oranq-orang Mukmin itu bersaudara.’’
 (Al-Hujurat:10)

Saudara semasyarakat,walaupun berselisih faham.

"Sesungguhnya saudaraku ini mempunyai 99 ekor kambing betina, dan aku mempunyai seekor saja, maka dia berkata kepadaku, "Serahkan kambingmu itu kepadaku"; dan dia mengalahkan aku di dalam perdebatan’’
 (QS Shad [38]: 23)

Dalam sebuah hadis, Nabi SAW bersabda:
‘‘Belalah saudaramu, baik ia berlaku aniaya, maupun teraniaya.’’
Ketika Baginda ditanya seseorang, bagaimana cara membantu orang yang menganiaya,
 Baginda menjawab,
"Engkau halangi dia agar tidak berbuat aniaya. Yang demikian itulah pembelaan baginya."
 (HR Bukhari melalui Anas bin Malik)







Bookmark and Share
 
Copyright © .:Kisah Dari DIA:.